<p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">DALUNG (23/07/2026) -</span></span></b><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif"> Kegiatan Pencanangan Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung di Banjar Taman Tirta, Desa Dalung pada Minggu (8/3) yang bertujuan guna menyelesaikan masalah sampah secara komprehensif dengan menitikberatkan pada penanganan langsung di lokasi sampah itu dihasilkan (rumah tangga, pasar, atau pelaku usaha) guna mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Kelian Banjar Dinas Taman Tirta menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah yang bermula dari rumah tangga atau sumbernya.  “<b><i>Kegiatan ini merupakan program dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung yang bertujuan untuk mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber,</i></b>” ujarnya. Melalui sistem ini, sampah yang dihasilkan oleh masyarakat diharapkan dapat dikelola langsung dari sumbernya atau dari rumah tangga masing-masing. Sampah organik dapat diolah melalui tebe modern, sampah non-organik dapat dikelola melalui bank sampah, sementara sampah residu akan ditangani oleh jasa pengangkut sampah.</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Beliau juga menyampaikan bahwa program ini sangat penting mengingat TPA Suwung akan berhenti beroperasi per 1 April 2026, sehingga diperlukan solusi bagi masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri. </span></span><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Ia juga menekankan bahwa peran masyarakat sangat besar dalam menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi warga dapat dilakukan melalui kegiatan gotong royong, serta pemanfaatan kegiatan PKK dan posyandu sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah. </span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Dengan adanya pengelolaan sampah berbasis sumber, diharapkan sampah rumah tangga dapat ditangani dengan baik sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan. Ia pun berharap seluruh masyarakat dapat mengikuti arahan dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa untuk bersama-sama merealisasikan pengelolaan sampah berbasis sumber.</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">(KIMDLG-005).  </span></span></b></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p>
Giat Sosialisasi Aksi Percepatan PSBS di Br. Taman Tirta
23 Jul 2026